KEEROM - Di tengah hamparan alam perbatasan yang mungkin belum tersentuh kemewahan fasilitas, semangat kebersamaan dan keyakinan justru berkobar lebih terang. Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri 121/Macan Kumbang (MK) Pos Tuali, Minggu (4/4/2026), tak hanya menjalankan tugas penjagaan, tetapi juga merajut silaturahmi melalui perayaan Paskah bersama warga Kampung Tuali, Distrik Web, Kabupaten Keerom. Sebuah momen di mana iman menjadi perekat, dan kesederhanaan menjadi sumber kebahagiaan.
Ibadah yang digelar di Pos Tuali berlangsung khidmat, diwarnai senyum hangat dan antusiasme tinggi dari seluruh jemaat. Meski sarana yang digunakan mungkin tak semegah gereja di perkotaan, namun kekhusyukan dan rasa syukur terpancar jelas. Setiap rangkaian doa dan pujian dilantunkan dengan penuh penghayatan, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang begitu kental terasa, seolah-olah seluruh yang hadir adalah satu keluarga besar yang merayakan hari penuh makna.
Kepemimpinan Lettu Inf Iwan Tober Panjaitan, Komandan Pos Tuali, menjadi sentral dalam perayaan ini. Kehadirannya bersama tokoh adat seperti Bapak Suku Paulus Bar dan Ondoafi Max Pluum, menunjukkan fondasi hubungan yang kokoh antara TNI dan masyarakat. Ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan bukti nyata bahwa ikatan persaudaraan telah terjalin erat, melampaui batas tugas dan fungsi sehari-hari, merambah ke ranah spiritual dan keagamaan.
“Paskah mengajarkan kita tentang kasih, pengorbanan, dan harapan. Melalui kebersamaan ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat serta menghadirkan suasana damai dan penuh kekeluargaan, ” ujar Lettu Inf Iwan Tober Panjaitan.
Sebagai bentuk nyata kepedulian, personel Satgas tak lupa berbagi kebahagiaan. Bingkisan Paskah yang berisi telur ayam, simbol kebangkitan yang penuh makna, serta makanan ringan, dibagikan kepada masyarakat. Sorak kegembiraan, terutama dari anak-anak, membuktikan betapa berartinya perhatian kecil ini. Senyum merekah di wajah mereka, menjadi saksi bisu kehangatan yang tercipta.
“Kami merasa sangat senang bisa merayakan Paskah bersama bapak-bapak TNI. Suasananya aman, damai, dan penuh kebersamaan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan, ” ungkap Bapak Suku Paulus Bar.
Lebih dari sekadar perayaan ibadah, momen ini menjadi pengingat akan pentingnya tali silaturahmi. Ia adalah wadah untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling percaya, dan menegaskan bahwa di tanah perbatasan ini, TNI hadir bukan hanya sebagai pengayom, tetapi juga sebagai sahabat sejati bagi masyarakat. Semangat Paskah yang mengajarkan tentang harapan baru dan kasih tak berkesudahan, seolah bergema di setiap sudut Kampung Tuali, membuktikan bahwa di balik keterbatasan, kebersamaan yang tulus akan selalu menemukan jalannya untuk tumbuh subur. (PERS)
