TNI Mengajar di Perbatasan, Satgas Yonif 121/MK Bangkitkan Semangat Belajar Siswa SD Inpres Tuali

    TNI Mengajar di Perbatasan, Satgas Yonif 121/MK Bangkitkan Semangat Belajar Siswa SD Inpres Tuali
    (Foto Dok): Satgas Pamtas Statis RI–PNG Yonif 121/Macan Kumbang melalui program Tenaga Pendidik (Gadik) di SD Inpres Kampung Tuali, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (02/04/2026).

    KEEROM - Komitmen TNI dalam mendukung pendidikan di wilayah perbatasan kembali diwujudkan Satgas Pamtas Statis RI–PNG Yonif 121/Macan Kumbang melalui program Tenaga Pendidik (Gadik) di SD Inpres Kampung Tuali, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (02/04/2026).

    Personel Pos Tuali berjalan kaki menuju sekolah sambil membawa perlengkapan belajar untuk dibagikan kepada siswa. Kehadiran prajurit disambut antusias oleh para murid yang terlihat bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Tuali, Lettu Inf Iwan Tober Panjaitan, yang turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap keterbatasan sarana pendidikan di wilayah perbatasan.

    Tidak hanya memberikan bantuan, prajurit juga mengisi kegiatan dengan mengajar materi dasar serta memberikan motivasi kepada siswa agar terus semangat dalam menuntut ilmu dan berani meraih cita-cita.

    “Kami ingin menumbuhkan semangat belajar anak-anak di perbatasan. Pendidikan adalah kunci masa depan, dan kami berharap kehadiran kami dapat memberikan motivasi serta kepercayaan diri bagi mereka, ” ujar Lettu Inf Iwan Tober Panjaitan.

    Menurutnya, keterbatasan akses pendidikan di wilayah perbatasan tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

    Para guru dan masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi peran aktif Satgas yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

    “Kami sangat berterima kasih atas perhatian bapak-bapak TNI. Anak-anak menjadi lebih semangat belajar dan merasa diperhatikan, ” ungkap salah satu guru SD Inpres Tuali.

    Melalui program Gadik ini, Satgas Yonif 121/MK menegaskan perannya sebagai garda terdepan tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dalam membangun sumber daya manusia di wilayah perbatasan.

    Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi simbol harapan, bahwa dari pelosok negeri pun dapat lahir generasi muda yang cerdas, tangguh, dan siap membangun masa depan Indonesia.  (PERS)

    tnimengajar pendidikanperbatasan papuacerdas yonif121mk tniuntukrakyat keerom
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    TNI Bangun Harapan di Perbatasan: Satgas...

    Artikel Berikutnya

    Sentuhan Medis TNI di Pedalaman Papua: Satgas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    DPR Tak Intervensi Hukum, Wamenko Otto Hasibuan: Itu Pengawasan atau Check and Balance
    Jajaran Kejari Karo Didesak Diberi Sanksi Tegas Imbas Polemik Kasus Videografer
    Sahroni Desak Kapolda Babel Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras
    Aspidum Kejati Jatim Joko Budi Darmawan Dicopot, Kejagung Klarifikasi Dugaan Penyimpangan
    Komnas HAM Terbitkan 8.599 Surat Keterangan Korban Pelanggaran HAM Berat

    Ikuti Kami